Distribusi Baznas Diharapkan Mengurangi Angka Kemiskinan

Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Se-Kabupaten Jepara di ruang Sosrokartono Setda Jepara. (Foto Dok. Diskominfo Jepara)

PANGGANG – Untuk mewujudkan program pemerintah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara, siap membantu Pemerintah Kabupaten Jepara dalam mengurangi angka kemiskinan. Salah satu cara yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara yakni menggandeng Badan amil zakat nasional (Baznas) dalam melakukan pengelolaan serta tasharuf (pendistribusian) zakat.

Mewakili Plt. Bupati, Staf Ahli bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Sururi dalam laporannya mengatakan, “Kemiskinan menjadi persoalan global disetiap negara. Penanggulangan kemskinan menjadi agenda wajib pemerintah,” kata Sururi. Jumat, (27/12/2019) di ruang Sosrokartono Setda Jepara.

Tahun 2019 terhitung bulan Januari hingga November, tercatat telah terkumpul sebesar Rp2.224.013.666 yang telah di tasharuf-kan melalui Baznas Kabupaten Jepara. Sesuai catatan Baznas Provinsi Jawa Tengah, Baznas Kabupaten Jepara merupakan yang tertinggi dalam mentasharufkan kepada umat, dengan capaian sebesar 30 Persen atau sekitar Rp3,3 miliar.

“Angka kemiskinan di Kabupaten Jepara dari tahun ke tahun mengalami penurunan, tahun 2016 sebesar 8,35 Persen, kemudian tahun 2017 8,12 Persen dan tahun 2018 turun menjadi 7 Persen yang menjadikan Jepara menempati peringkat terbaik kedua di Jawa Tengah,” ungkap dia.

Mendistribusikan dan Mendayagunakan Zakat Kepada Umat.

Peran serta baznas sebagai mitra pemerintah sangat dibutuhkan, melalui pengelolaan dana zakat infaq dan sedekah, UPZ (Unit Pengumpulan Zakat) juga diperlukan dalam mendistribusikan dan mendayagunakan zakat kepada umat.

Sementara itu Ketua Baznas Kabupaten Jepara Masun Duri mengajak kepada seluruh instansi di pemerintah kabupaten, kecamatan hingga desa, agar terus menguatkan UPZ. Mendorong para muzakki dalam membayarkan zakat secara rutin.

“Tahun 2020 mudah-mudahan ada penataan wilayah kualitas data, dan mendorong pada semua unit pengumpul zakat tingkat desa, agar pro aktif zakat dalam mengembangkan lembaganya (UPZ desa),” kata dia.

Dari data tasharuf Baznas Kabupaten Jepara diantaranya, bantuan bedah rumah layak huni; bantuan zakat produktif (mie ayam, bakso, ternak lele); serta bantuan modal bagi fakir miskin khususnya pada muallaf.